watch sexy videos at nza-vids!

Sexy & Big Boobs Gallery

HomeAbout me
Tags: Cerita Dewasa

TTM gue

Ini kisah nyata pengalamanku beberapa waktu lalu, Sebelumnya perkenalkan dulu, namaku rony bekerja di sebuah perusahaan di Tangerang, aku punya TTM namanya pipit, teman kerja juga.

Pipit tuh teman yang asyik. Pipit orangnya ga cantik cantik banget tapi kulitnya putih mulus dan yang luar biasa doi punya ukuran toket yang gede, sering aku lihat dari sela seta kancing bajunya toketnya keluar dari bra-nya, dia biasa curhat masalah cowoknya begitu juga aku. 

Sampai pada saat aku ma doi jomblo karena baru putus dari pacar masing masing. Karena selalu bete kalau dirumah, aku sepulang kerja sering mampir ke tempat kost pipit, Sekedar ngopi ma ngobrol ngobrol. 

"mau minum apa ron?" tanya pipit basa basi. 

"mau dong susunya, daripada tumpah gitu. Hahaha" candaku. 

"gundulmu" hardik pipit. 

Kami biasa becanda dalam segala hal sampai ke hal yang berbau sex. Sampai pada suatu ketika saat itu gw main ke kost pipit. Doi saat itu terlihat sexy. Dengan celana bahan pendek dan baju dengan lengat buntung sehingga saat doi mengangkat tangan akan terlihat beha-nya. 

"Pit keluar yuk, bete nih!" ajakku. "Ah males ah, lagi ga males keluar" 

"yah trus mau ngapain, bete nih," tanyaku. 

"Maunya ngapain?" pipit tanya balik. 

Tiba tiba muncul kenakalanku. 

"Mau nyium kamu aja ah." 

"Nih kalau berani" pipit mengacungkan tinjunya ke arahku. 

"Berani gw" aku mendekatinya dan berusaha menciumnya. Dia mendorongku dan berusaha menghindar. "Mau ngapain lo?"

"Mau buktiin kalau gw berani"

"Enak aja mau nyium gw, pacar gw bukan" anehnya pipit malah senyum senyum ngomong seperti itu. Makin timbul rasa penasaranku. Sampai saat dia lengah dan "cup cup cup" aku berhasil menciumnya. Anehnya doi diam saja dan ketika aku berhasil mencium bibirnya doi malah memberi respon. Aku makin liar mencium dan mengulum bibirnya. Bibir kami saling menyatu, mengadu lidah dan memainkanya di dalam mulut kami. 

Makin lama aku memeluk tubuhnya, tanganku mulai meraba payudaranya yang selama ini membuatku penasaran. Kuelus dan kuremas toket indah itu. Ketika aku berusaha melepas kancing bajunya dia menepis tanganku. 


"Eit mau ngapain?" tanyanya. 

"Sumpah pit, gw penasaran." jawabku. 

"Enak aja loe kan bukan pacar gw" "masalah gampang itu mah. Sekarang kita jadian. Mulai saat ini loe pacar gw" aku berargumen. 

"yah gampang amat, gw emang mau jd pacar elo?"kata pipit. 

Tanpa menghiraukan kata kata pipit aku kembali menghampiri muka pipit dan kembali kuciumi bibir itu. Tanganku perlahan membuka kancing bajunya hingga terbuka beberapa kancingnya. 

Kumasukkan tanganku ke dalam bra pipit dari bagian bawah. Kuremas toket besar itu.

kumainkan pentilnya yang mungil dia mengelinjang kegelian. Kusingkap bra pipit ke atas hingga menyembul payudara pipit yang sangat besar. Kubisikkan ditelinga pipit "toket kamu gede banget" keremas remas toket kiri pipit dan aku mulai menjilati pentil kanannya. Aku kaget ketika dia berkata dengan lirih "yang kenceng dong!" 

Hah... Aku mulai menggila. Makin keras remasanku di toketnya. Ku emut dalam dalam putingnya. 

Tanpa kusadari tangan pipit meraba raba di selangkanganku. Penisku yang mulai tegang diraba rabanya. Akupun melakukan hal yang sama. Kuraba paha putih pipit dan perlahan mengelus elus kemalunnya. 

"Pit gw buka ya?" aku berbisik lirih ditelinganya. Belum juga aku menghampiri kancing celananya betapa terkejutnya aku ketika dia sendiri yang membuka kancing celananya, kemudian diturunkanya resleting celana itu. Dengan bernafsu ku masukkan jemariku ke dalam celananya. Kujumpai cd-nya mulai basah oleh cairan vaginaya. Dia mengelus elus kemaluanku, dengan perlahan dibukanya kancing dan resletingku. Padahal aku masih mengelus elus memeknya dari luar cd-nya tapi dia sudah memasukkan tanganya kedalam cd-ku. 

Dikeluarkanya batang kemaluanku dari dalam cd. "wah gede banget ron?" dia berusaha mengocok ngocok penisku. Aku makin penasaran. Kumasukkan tanganku kedalam cd-nya, memeknya telah basah kuyup. jariku bergerak menelusuri kemaluanya. Kugesek gesek sampai membuka, kumainkan tonjolan kecil di atas lubang kemaluannya. "aahhh..." pipit menggeliat nikmat. Masih ku emut dan hisap pentil kiri pipit, jari tengahku mulai menyusuri mulut lubang memek pipit. Dan "sleppp" kumasukkan jariku kedalam lubang memeknya, tanpa perlawanan dan terasa begitu longgar. Kususuri diding memek dan kugesek gesek dinding vagina pipit, tepat dibelakang clitoris, bagian dinding dalam vagina, terus kugesek, kukocok dan makin cepat. Fitri tersengal, dia seperti merasa nikmat yang tiada tara. Dia menggeliat, melenguh dan mengerang. Sampai akirnya kurasakan cairan membasahi memeknya, dia mendorng tanganku hingga tercabut dari lubang memeknya. Nafasnya terengah engah mengelinjang kenikmatan.

Sesaat dia terduduk lalu membuka kancing bajunya yg tersisa. Didorongnya tubuhku hingga terbaring, dengan kondisi toples dia berdiri, lantas dia membuka celananya hingga telanjang bulat. Aku menanggapi aksinya dengan melepas celana panjangku. Dia lantas menghampiriku yg masih terbaring. Diraihnya kontolku, dikocok kocoknya sesaat lantas dia duduk didada membelakangiku. Dia mulai menjilati kontolku dengan membungkuk. Vaginanya tepat didepan mulutku. Kucium memeknya lantas kujilat itilnya. Kuhisap hisap itil itu, tak lama dia bangun, sepertinya sudah tak sabar tuk memasukkan kontolku ke memeknya. Dia berbalik. "kontol kamu gede banget sih" dia memegang kontolku dan diarahkan ke dalam memeknya. 

Back to posts
Comments:

Post a comment

waplog
Visitor Counter : 1/100481